Melalui metode Project-Based Learning yang dirancang khusus untuk membantu anak tidak hanya mahir berbahasa Inggris, tapi juga mengembangkan 9 life-competencies. Kurikulum Living English berbasis standar internasional, sehingga kualitas pembelajaran selalu terjaga dan relevan secara global.
Kombinasi interaksi tatap muka di dalam kelas dengan kegiatan pembelajaran daring (online) melalui Learning Management System (LMS).
Setiap proyek membiasakan siswa menggunakan English, berpikir kritis, percaya diri, dan tumbuh dengan mindset global.
Mengaplikasikan English di kehidupan sehari-hari, lewat field trip maupun aktivitas seru berbasis kurikulum Internasional yang didukung dengan nilai-nilai lokal.
Ajang siswa untuk memamerkan dan mempresentasikan karya serta ilmu yang telah dipelajari di kelas.
Siswa belajar di ruang aman dengan guru yang peduli, sehingga nyaman untuk speak up, percaya diri, dan terus berkembang.
Dapatkan pembelajaran Bahasa Inggris yang interaktif dan mendalam dengan standar internasional, didukung fasilitas lengkap di lokasi terdekat.
Dapatkan pembelajaran bahasa Inggris dengan nyaman dari rumah melalui pembelajaran interaktif yang menyenangkan dan berstandar internasional.
Daftar dan ikuti tes secara gratis untuk mengetahui kemampuan bahasa Inggris kamu.
Program Living English diadakan di berbagai lokasi di seluruh daerah. Pilih kota terdekat untuk melihat lokasi pelaksanaan program.
Jalan Hariangbanga No. 5 Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40116
Jl. Jombang Raya No.21, Parigi, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15229
Jalan Tebet Barat 1 no 2 RT 01 RW 02 Tebet Barat kec Tebet Jakarta Selatan 12810
Ruko New East No 62, Jl. Jkt Garden City Boulevard, Cakung Tim., Kec. Cakung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Jalan Raya Condet No.12 RT/RW 008/012 Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Kota Jakarta Timur 13520
Jl. Prof. Moh. Yamin No.2A, Sumetra Kelod, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali, Indonesia
Jl. Raya Muchtar No.38, Bojongsari Lama, Kec. Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat
Ruko SouthCity Square Blok B1 No. 18, Jalan Raya South City Barat, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan
Jl. Raden Fatah No.20, Sudimara Bar., Kec. Ciledug, Kota Tangerang, Banten 15151
Proses belajar bahasa akan menjadi maksimal dengan interaksi langsung antara siswa dan guru. Oleh karena itu, Living English menekankan pada pembelajaran offline (tatap muka) dengan menggunakan materi kontekstual berstandar internasional (Cambridge Curriculum) yang dikombinasikan dengan pengalaman digital untuk mendukung pembelajaran Bahasa Inggris di Living English.
Melalui metode Project-Based Learning yang dirancang khusus untuk membantu anak tidak hanya mahir berbahasa Inggris, tapi juga mengembangkan 9 life-competencies. Kurikulum Living English berbasis standar internasional, sehingga kualitas pembelajaran selalu terjaga dan relevan secara global.
Didukung oleh Learning Management System (LMS), yang dapat diakses untuk memantau perkembangan belajar anak dengan cara yang jelas dan terstruktur. Kami memastikan bahwa setiap orang tua terlibat dan mengikuti setiap langkah perjalanan belajar anak.
Pembelajaran program Living English menggunakan kurikulum berstandar internasional (Cambridge Curriculum).
Asesmen yang diterapkan berlandaskan standardisasi penilaian internasional, yaitu menggunakan CEFR (Common European Framework of Reference for Languages) yang diakui oleh institusi-institusi di berbagai negara.
Program Living English memiliki materi kontekstual dan relevan untuk berbahasa Inggris sehari-hari seperti native speaker, baik untuk di Indonesia maupun dalam percakapan global.
Program Living English juga memiliki standar penilaian berbasis karakter yang berguna bagi para siswa untuk membangun nilai-nilai sosial yang sesuai dengan kurikulum Cambridge dan kurikulum nasional (Kurikulum Merdeka).
Asesmen di Living English dilakukan sejak awal sebelum pembelajaran dimulai untuk menentukan secara komprehensif dan tepat level awal bagi para siswa menggunakan Diagnostic Test. Diagnostic Test (DT) dilakukan tidak hanya melalui menjawab soal-soal namun juga dalam bentuk Oral Diagnostic Test (ODT). DT dan ODT akan saling melengkapi dan memberikan hasil yang maksimal untuk penempatan kelas para siswa di Living English. Kemudian, asesmen reguler akan dilaksanakan setiap 6 (enam) bulan sekali untuk melihat kemajuan belajar siswa/i yang didukung dengan laporan kemajuan yang dapat dikonsultasikan lebih lanjut dengan Learning Facilitators.