Daftar Isi

Belajar Bahasa Inggris Lewat Film dan Lagu: Apa yang Perlu Diperhatikan Orang Tua?

Belajar Bahasa Inggris Lewat Film dan Lagu Apa yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Anak-anak cenderung menyerap bahasa lebih cepat lewat sesuatu yang menyenangkan, bukan lewat hafalan. Inilah sebabnya belajar bahasa Inggris dari film dan lagu menjadi cara yang cukup ampuh untuk anak. Melalui film dan lagu, anak bisa mengenal pelafalan dan kosakata baru secara alami sambil bermain dan bersenang-senang. Tanpa disadari, waktu menonton dan bernyanyi berubah menjadi momen belajar yang berkesan.

Berbeda dengan metode belajar konvensional yang diterapkan di sekolah pada umumnya, film dan lagu membuat anak belajar tanpa merasa sedang belajar. Anak menjadi terpapar bahasa Inggris secara berulang dalam konteks yang menyenangkan, sehingga otaknya menyerap kosakata, struktur kalimat hingga cara pengucapan secara alami, seperti saat mereka belajar bahasa ibu. Paparan yang konsisten ini juga perlahan membangun rasa percaya diri anak untuk menggunakan bahasa Inggris dalam kesehariannya.

Namun, film dan lagu sebenarnya memiliki cara kerja yang berbeda dalam membantu anak belajar. Masing-masing punya kekuatan tersendiri yang sebaiknya dipahami orangtua agar bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Melalui film, anak tidak hanya mendengar kata-kata baru, tetapi juga melihat konteks penggunaannya dalam kalimat. Ekspresi wajah, gerak tubuh dan situasi yang terjadi di layar membantu anak menebak arti sebuah kata atau kalimat tanpa perlu diterjemahkan. Cara ini sangat membantu anak untuk memahami makna secara alami.

Selain itu, film juga memperkenalkan anak pada percakapan sehari-hari, seperti bagaimana orang menyapa, meminta tolong, mengekspresikan perasaan, atau merespon sesuatu dalam situasi nyata. Dalam film anak, dialog-dialog sederhana biasanya diulang dalam berbagai adegan, sehingga tanpa sadar anak mulai familiar dengan pola kalimat tertentu dan bisa menirukannya di kemudian hari.

Berbeda dengan film, lagu punya kekuatan lain yang tidak kalah penting, yaitu ritme dan melodi. Kombinasi keduanya membuat kata-kata menjadi lebih mudah diingat dibanding sekedar dibaca atau didengar dalam percakapan biasa. Saat anak menyanyikan sebuah lagu berulang kali, ia sebenarnya sedang berlatih pelafalan tanpa merasa terbebani, karena fokusnya ada pada iramanya, bukan pada benar atau salahnya pengucapan.

Lirik lagu anak juga umumnya sederhana dan repetitif, sehingga mudah ditirukan bahkan oleh anak yang baru mengenal bahasa Inggris. Pengulangan ini justru menguntungkan, karena semakin sering sebuah kata atau frasa didengar dan dinyanyikan, semakin kuat pula kata tersebut tersimpan dalam ingatan anak. Lambat laun, kosakata anak pun bertambah tanpa proses menghafal yang terasa membosankan.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Meski menawarkan banyak manfaat, penggunaan film dan lagu sebagai media belajar tetap perlu pendampingan yang tepat dari orang tua. Tanpa arahan yang sesuai, manfaatnya bisa menjadi tidak maksimal, atau bahkan menimbulkan kebiasaan yang kurang ideal. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Pilih yang sesuai usia dan tahap perkembangan anak

Tidak semua film atau lagu berbahasa Inggris cocok untuk semua usia. Perhatikan kesesuaian tema, kecepatan bicara serta tingkat kesulitan bahasa yang digunakan agar anak tidak merasa kesulitan mengikuti.

2. Batasi durasi menonton dan mendengarkan

Sebaik apapun manfaatnya, screen time tetap perlu dibatasi. Orang tua bisa menentukan durasi yang wajar setiap harinya, serta menyeimbangkan dengan aktifitas lain agar anak tidak menjadi terlalu bergantung pada gadget.

3. Dampingi dan ajak berdiskusi

Menonton dan mendengarkan lagu bersama anak memberi kesempatan bagi orang tua untuk menjelaskan kata atau situasi yang belum dipahami anak.

4. Pastikan konten memiliki nilai edukatif dan sesuai norma

Selain aspek bahasa, perhatikan juga pesan moral dan nilai yang terkandung dalam film atau lagu tersebut. Pilih konten yang tidak hanya mengajarkan bahasa, tapi juga nilai-nilai positif yang mendukung tumbuh kembang anak.

Setelah memahami hal-hal yang perlu diperhatikan, orang tua tentu akan lebih mudah memilih tontonan dan lagu yang sesuai untuk anak. Beberapa film animasi anak yang populer belakangan ini bahkan menawarkan kombinasi dua manfaat sekaligus. Dialog yang digunakan sederhana dan mudah diikuti, dilengkapi lagu-lagu ikonik yang catchy dan enak dinyanyikan ulang.

Beberapa judul yang bisa jadi pilihan orang tua antara lain:

  • Moana – dialognya cukup jelas dan lagu-lagunya punya lirik yang repetitif, sehingga mudah diikuti anak.
  • Zootopia – banyak percakapan sehari-hari dengan kosakata yang variatif, cocok untuk anak yang levelnya sedikit lebih lanjut.
  • Frozen – populer di kalangan anak-anak, dengan lagu-lagu yang liriknya mudah dihafal dan dinyanyikan
  • Finding Nemo – dialognya menggunakan kalimat yang sederhana, cocok untuk anak yang baru mulai mengenal bahasa Inggris

Selain film, orang tua juga bisa memperkenalkan tayangan anak yang memadukan lagu dengan obrolan yang menggunakan vocabulary ringan, sehingga anak tidak hanya bernyanyi, tetapi juga mendengarkan percakapan sederhana yang mudah dipahami. Beberapa channel yang bisa menjadi pilihan antara lain Super Simple Play with Caitie, Bing Bunny, Bluey, Sesame Street, Blue’s Clues dan Hi-5 World. Tayangan-tayangan ini umumnya dibawakan dengan tempo yang lebih tenang dibanding banyak konten anak lainnya, sehingga anak punya cukup waktu untuk mencerna kata-kata baru, baik lewat lagu maupun dialog yang disampaikan.

Belajar bahasa Inggris dari film dan lagu bisa menjadi pintu masuk yang menyenangkan bagi anak untuk mengenal bahasa asing sejak dini. Dengan pendampingan yang tepat dari orang tua, kedua media ini tidak hanya membantu anak menambah kosakata dan memperbaiki pelafalan, tapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa asing secara alami tanpa terasa seperti belajar.

Penulis: Desti Maulida

Bagikan

Bagikan

Artikel Lainnya