Ketika seseorang mulai belajar Bahasa Inggris secara serius, biasanya akan mendengar tentang berbagai tes Bahasa Inggris internasional seperti Cambridge English, IELTS, dan TOEFL. Ketiga tes ini diakui secara global, tetapi memiliki tujuan dan struktur yang sedikit berbeda.
Memahami perbedaan antara ketiga tes ini dapat membantu siswa dan orang tua memilih jalur yang paling sesuai dengan tujuan belajar mereka.
Cambridge English
Cambridge English adalah rangkaian ujian Bahasa Inggris yang dirancang untuk mengukur kemampuan bahasa berdasarkan level kemampuan siswa. Ujian ini mengikuti standar CEFR (Common European Framework of Reference for Languages), yang membagi kemampuan bahasa ke dalam beberapa tingkat.
Beberapa contoh ujian Cambridge English antara lain:
- Pre A1 Starters
- A1 Movers
- A2 Flyers
- B1 Preliminary
- B2 First
- C1 Advanced
Salah satu keunggulan Cambridge English adalah sertifikatnya tidak memiliki masa kedaluwarsa. Artinya, ketika seseorang telah mendapatkan sertifikasi pada level tertentu, sertifikat tersebut berlaku seumur hidup.
Karena sistemnya berbasis level, Cambridge English sering digunakan oleh sekolah dan pelajar usia dini untuk memantau perkembangan kemampuan Bahasa Inggris secara bertahap.
IELTS (International English Language Testing System)
IELTS adalah salah satu tes Bahasa Inggris paling populer bagi mereka yang ingin melanjutkan studi, bekerja, atau migrasi ke negara berbahasa Inggris.
Tes ini mengukur empat keterampilan utama:
- Listening
- Reading
- Writing
- Speaking
Skor IELTS diberikan dalam bentuk band score dari 0 hingga 9. Berbeda dengan Cambridge English, hasil IELTS biasanya berlaku selama dua tahun.
IELTS memiliki dua jenis tes:
- IELTS Academic – untuk kebutuhan kuliah atau pendidikan tinggi
- IELTS General Training – untuk kebutuhan kerja atau migrasi
TOEFL (Test of English as a Foreign Language)
TOEFL juga merupakan tes kemampuan Bahasa Inggris yang diakui secara internasional, terutama untuk pendaftaran universitas di Amerika Serikat dan Kanada.
Versi yang paling umum digunakan saat ini adalah TOEFL iBT (Internet-Based Test) yang dilakukan secara online.
Tes TOEFL juga mengukur empat keterampilan utama:
- Reading
- Listening
- Speaking
- Writing
Skor TOEFL berkisar antara 0 hingga 120. Seperti IELTS, hasil tes TOEFL biasanya berlaku selama dua tahun.
Perbedaan Utama Cambridge English, IELTS, dan TOEFL
Perbedaan terbesar antara ketiga tes ini terletak pada tujuan dan sistem penilaiannya.
Cambridge English dirancang untuk mengukur perkembangan kemampuan bahasa secara bertahap. Siswa dapat mengikuti ujian sesuai level mereka dan terus meningkat seiring waktu.
Sementara itu, IELTS dan TOEFL lebih sering digunakan sebagai tes untuk tujuan tertentu, seperti persyaratan masuk universitas, pekerjaan, atau migrasi internasional.
Tes Mana yang Sebaiknya Dipilih?
Untuk siswa yang masih dalam tahap membangun kemampuan Bahasa Inggris, terutama anak-anak dan remaja, Cambridge English sering menjadi pilihan yang tepat karena sistemnya mendukung perkembangan bahasa secara bertahap.
Sedangkan bagi siswa yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri atau membutuhkan sertifikasi bahasa untuk tujuan akademik, IELTS atau TOEFL biasanya menjadi pilihan berikutnya.
Pada akhirnya, ketiga tes ini bukanlah pesaing, tetapi bagian dari perjalanan belajar Bahasa Inggris yang berbeda.
Belajar Bahasa Inggris bukan hanya tentang lulus ujian. Yang paling penting adalah kemampuan untuk berkomunikasi, memahami ide, dan mengekspresikan diri dengan percaya diri.Tes internasional seperti Cambridge English, IELTS, dan TOEFL hanyalah alat untuk mengukur perkembangan kemampuan tersebut.
-M. Fandi